Tampilkan postingan dengan label FILM MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FILM MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2015

Nonton Film Lion Of The Desert (Moustapha Akkad, Libya, 1981) Kisah Pejuang Islam


Sahabat KIM...

Film ini berkisah tentang Omar Mukhtar, keberanian dan kemampuannya berperang, membuatnya dijuluki sebagai Singa Padang Pasir.Tahun 1911 di bawah pimpinan Benito Mussolini, Italia meluaskan daerah jajahannya sampai ke Libya. Mulai tahun 1929, terjadi perlawanan sengit di Libya, dipimpin seorang mantan guru, Omar Mukhtar. Karena jenderal terdahulu tidak sanggup menghentikan perlawanan Omar Mukhtar, akhirnya dikirimlah Jenderal Rodofo Graziani untuk diangkat sebagai gubernur jenderal di Libya dengan tugas utamanya menumpas pemberontakan Omar Mukhtar.

Dalam pesta penyambutan kedatangan Jenderal Rodofo Graziani ke Libya, dia langsung mendekati mantan teman Omar Mukhtar, Sharif El Gariani, agar bisa mengetahui jalan pikirannya. Selain itu, tentara Italia juga mendatangi perumahan warga untuk mengetahui persembunyian Omar Mukhtar, mengumpulkan bahan makanan, dan membakarnya. Bukan itu saja, lelaki yang berusaha melawan, langsung ditembak. Keluarganya yang menangisi, yang gadis, diculik. Ismail yang ayahnya ditembak dan adiknya diculik akhirnya bergabung dengan pasukan Omar Mukhtar, meski ibunya Mabrouka, keberatan.

Omar Mukhtar sangat mengusai medan tempur yang berupa gurun pasir. Suatu ketika, dia berhasil menjebak sepasukan Italia di tengah gurun, dan menembak mereka. Namun salah satu tentara, Letnan Sandrini, dilepaskan untuk mengembalikan bendera Italia ke markas mereka. Dia malah disambut sebagai pahlawan karena dianggap berhasil menyelamatkan lambang Negara. Padahal Omar Mukhtarlah yang melepaskannya.

Lagi-lagi Tentara Italia menggunakan warga untuk membalas kekalahan mereka. Membunuh para lelaki yang tersisa. Membakar rumah warga, sehingga para wanita, anak-anak, dan orangtua terpaksa mengungsi. Mereka kemudian bertemu pasukan Omar Mukhtar. Tapi rupanya pengungsian warga dibuntuti tentara Italia. Mereka diserang tiba-tiba. Omar Mukhtar hampir tertangkap, tapi Ismail memberikan kudanya, sehingga dia yang tertangkap. Graziani menginterogasinya untuk mendapatkan informasi tentang persembunyian Omar Mukhtar.

Berbagai cara dilakukan Graziani untuk menangkap Omar Mukhtar. Menggunakan perundingan untuk mengulur waktu, sementara menunggu bantuan tambahan pasukan dan persenjataan. Omar Mukhtar setuju untuk berunding, mengingat Ismail yang ditawan. Dia mengajukan banyak persyaratan, di antaranya, menginginkan kebebasan bagi rakyat Libya untuk mendapat pendidikan, serta meminta pemerintah Italia mengembalikan tanah yang mereka rampas, juga menginginkan Graziani dikembalikan ke negaranya. Sementara pihak Italia mengajukan syarat, Omar Mukhtar menyerah dan mengaku salah, namun akan mendapat perlindungan dan jaminan hidup. Tentu saja, syarat ini ditolak. Lagipula, dia tahu siasat ini digunakan Italia hanya untuk mengulur waktu.

Pemerintah Italia juga pernah mengepung wilayah yang diduduki pasukan Omar Mukhtar, sehingga kekurangan bahan makanan dan peluru. Namun, warga diam-diam membantu mereka dengan menyelundupkan bahan makanan melintasi kawat berduri. Aksi ini diketahui tentara. Mereka yang ketahuan menyelundupkan makanan ditangkap dan dihukum gantung di depan warga lainnya. Termasuk salah satunya, seorang janda pejuang, ibu Malik yang masih berumur 7 tahun. Letnan Sandrini yang diperintahkan menggantung, menolak untuk membunuh wanita. Dia dikenakan hukuman disiplin.

Meski melakukan berbagai cara, Omar Mukhtar dan pasukannya tetap bisa melakukan perlawanan. Pemerintah Italia banyak kehilangan tentara dan kerugian besar. Taktik dan strategi perang yang diterapkan Omar Mukhtar, terbukti beberapa kali berhasil mengecoh mereka. Namun setelah perjuangan panjang puluhan tahun, Omar Mukhtar berhasil juga ditangkap. Lagi-lagi Letnan Sandrini yang berkesempatan untuk menangkap, bahkan menembak Omar Mukhtar, namun tidak dilakukannya. Dia terlanjur bersimpati dan hormat kepada pemimpin perjuangan rakyat Libya ini. Tapi tentara lain cepat menggantikannya menangkap Omar.

Omar Mukhtar dipertemukan dengan Jenderal Graziani. Dia masih berusaha dibujuk untuk mengaku menyerah. Omar Mukhtar memilih dihukum mati. Tanggal 16 September 1931, Omar Mukhtar dihukum gantung di depan rakyat Libya. Namun keberaniannya memperjuangkan kemerdekaan bangsa Libya terus dikenang sebagai Lion of Desert atau singa padang pasir.

Durasi : 173 Menit
Genre : Biography, Drama, History
Tanggal Rilis 16 Mei 1981
Sutradara : Moustapha Akkad
Penulis : David Butler, H.A.L. Craig
Pemeran : Anthony Quinn, Oliver Reed, Rod Steiger



Kamis, 05 Maret 2015

NONTON FILM " KINGDOM OF SOLOMON " ( 2010 )


Sahabat KIM...

Film Kingdom Of Solomon berhasil menyabet 5 penghargaan dalam ajang penghargaan Festival Film Fajr tahun 2010 di Tehran itu mengetengahkan  sebagian kisah perjalanan nabi Sulaiman. Cerita film ini dimulai dengan kisah pengangkatan nabi Sulaiman menjadi raja setelah wafatnya ayah beliau, nabi Dawud as.

Saat itu tersiar kabar ramalan para setan dan jin akan menghancurkan dunia manusia. Maka nabi Sulaiman memerintahkan pada rohaniawan dan ilmuwan dari kalangan Bani Israel untuk berusaha mengantisipasi konspirasi tersebut. Tapi ternyata mereka malah sering melakukan perbuatan dzalim pada rakyat dan melakukan riba. Akhirnya nabi Sulaiman mengutus para kerabatnya untuk mengatasi kedzaliman pada rakyatnya.

Ramalan itu benar2 terjadi. Setan dan jin menyerang kaum Bsni Israel. Banyak penyakit aneh mewabah, bahkan istri nabi Sulaimanpun terbunuh. Dan kejadian itulah yang sangat menegangkan.

Selamat menonton filmnya....



Semoga menginspirasi....

Rabu, 04 Maret 2015

NONTON FILM " FETIH 1453 " ( 2012 )

 



Film “Fetih 1453“ buatan Turki yang disutradari Faruk Aksoy ini diluncurkan serentak di berbagai belahan dunia pada tanggal 16 Februari 2012. Momen diriwayatkannya hadits Rasullullah tentang penaklukan Konstantinopel dijadikan pembuka alur cerita, sekaligus mengisyaratkan bahwa keseluruhan visualisasi yang disajikan adalah bentuk adaptasi dari kisah nyata yang terjadi ratusan tahun silam. 
Saat itu, tentara kesultanan Usmani di bawah komando langsung dari sang Sultan Muhammad II mampu menaklukkan kota dengan pertahanan terbaik di dunia, yakni Konstantinopel.

Tapi, film ini sempat kontroversial lho... tidak hanya bagi penonton ‘Muslim’ tetapi juga non muslim. Ketika diputar di Yunani, film ini mendapatkan banyak reaksi keras dari masyarakatnya karena dianggap propaganda Turki, melecehkan sentimen agama yang berawal dari kekuasaan Byzantium, kekuasaan Romawi Timur. Tampaknya Yunani sudah terbiasa nyaman dengan status quonya sebagai ikon heroik bangsa berdasarkan sejarah dalam banyak film, ‘300’ contoh kecilnya.

Silahkan ditonton filmnya...



sumber : www.youtube.com/watch?v=s3TQP-ecQnA

Semoga menginspirasi, jangan lupa like share ya....

Senin, 26 Januari 2015

Nonton Film Bioskop "Laskar Pelangi 2" 2014

Sahabat KIM,

Ini dia lanjutan dari Film "Laskar Pelangi 1" yang fenomenal yang termasuk 4 film Indonesia yang sangat memberi inspirasi dan motivasi banyak orang. Filmnya gak kalah menarik lho...

Akhirnya, Ikal dan Arai berhasil mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Sorbone Paris. Kedatangan mereka di Eropa disambut cuaca dingin. Mereka harus terlunta-lunta karena tidak diterima di tempat tinggal sementara, karena terlambat datang dan tidak memberitahu sebelumnya. Tubuh Ikal membeku. Arai berusaha untuk menyelamatkan dengan mengubur Ikal dalam tumpukan humus.

Menjalani hari-hari di Sorbone mereka duduk tepat disebelah Manooj, Gonjales dan Ninocchka. Mereka tergabung dalam Pathetic Four, kelompok paling terbelakang dan harus mengejar ketertinggalan. Mereka bekerja keras apa saja: menjadi pelayan hingga mengamen di jalanan, agar bisa mengirimi uang untuk orang tua mereka di Belitung. Ayah Ikal menyurati mereka dan berharap, anaknya bisa menjadi ahli pupuk dan apoteker. Ikal dan Arai terlanjur punya mimpi lain.

Sementara itu, Katya, mahasiswi di kampus sama, memilih Ikal jadi pacarnya. Ikal merasa bersalah. Ia merasa telah menodai perasaannya pada Aling. Situasi itu membuat Ikal tidak lagi fokus belajar. Terbukti, nilai ujian tengah semester Ikal hancur. Pertentangannya dengan Arai membuat dua sahabat ini berbeda langkah.

Langsung saja tonton filmnya ya....



Semoga menginspirasi. Jangan lupa LIKE dan SHARE ya...

Klik Juga Kumpulan Film Inspirasi lainnya..

Nonton Film Bioskop "Laskar Pelangi 1"

Sahahabt KIM,

Film Laskar Pelangi sangat terkenal karena ceritanyanya sangat menginspirasi. Film yang termasuk 4 film Indonesia yang sangat menginspirasi ini, merupakan adaptasi sinema dari novel fenomenal “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata, yang mengambil setting di akhir tahun 70-an. Di tahun 2014, dibuat lagi kelanjutan dari film ini yaitu " Laskar Pelangi 2"

Selasa, 20 Januari 2015

Nonton Film Kisah Ashabul Kahfi Episode 3, Subtitel Indonesia


Assalamualaikum Sahabat KIM...

Setelah kita baca Kisah Keajaiban Ashabul Kahfi  yang menarik dan ada 11 hikmah dari kisah Ashabul Kahfi yang bisa diamalkan di dalamnya, Yuk kita nonton filmnya episode 3 dibawah ini...

Nonton Film Kisah Ashabul Kahfi Episode 2, Subtitel Indonesia


Assalamualaikum Sahabat KIM...

Setelah kita baca Kisah Keajaiban Ashabul Kahfi  yang menarik dan ada 11 hikmah dari kisah Ashabul Kahfi yang bisa diamalkan di dalamnya, Yuk kita nonton filmnya episode 2 dibawah ini...

Nonton Film Kisah Ashabul Kahfi Eps. 1 Subtitel Indonesia



Assalamualaikum Sahabat KIM...

Setelah kita baca Kisah Keajaiban Ashabul Kahfi  yang menarik dan ada 11 hikmah dari kisah Ashabul Kahfi yang bisa diamalkan di dalamnya, Yuk kita nonton filmnya episode 1 dibawah ini...

Sabtu, 13 Desember 2014

FILM-FILM SEJARAH ISLAM YANG PALING MENGINSPIRASI

Sahabat KIM...

Kita tahu beberapa tahun yang lalu, dunia Islam digegerkan dengan hadirnya film kontroversial yang berjudul Innocence Of Muslims (2012) yang menghina Islam dan membuat geram seluruh umat muslim di penjuru dunia termasuk Indonesia.
Namun, akhirnya setelah itu muncul film sejarah Islam yang dibuat di tahun yang sama berjudul Fetih 1453 (2012) arahan sutradara Faruk Aksoy yang menceritakan tentang perjuangan Sultan Muhammad al-Fatih yang menaklukkan Istanbul (Konstantinopel). Tapi, ternyata film Fetih 1453 bukanlah film sejarah Islam pertama karena sebelumnya sudah ada sutradara-sutradara dari kalangan muslim maupun non-muslim yang tertarik mengangkat kisah sejarah Islam dalam sebuah film. Dibawah ini film-film sejarah Islam dari dalam negeri maupun luar negeri yang menurut saya menginspirasi. Yuk kita simak bareng2...

1. Fetih 1453 (Faruk Aksoy, Turki, 2012)


 

Film “Fetih 1453“ buatan Turki yang disutradari Faruk Aksoy ini diluncurkan serentak di berbagai belahan dunia pada tanggal 16 Februari 2012. Momen diriwayatkannya hadits Rasullullah tentang penaklukan Konstantinopel dijadikan pembuka alur cerita, sekaligus mengisyaratkan bahwa keseluruhan visualisasi yang disajikan adalah bentuk adaptasi dari kisah nyata yang terjadi ratusan tahun silam. 
Saat itu, tentara kesultanan Usmani di bawah komando langsung dari sang Sultan Muhammad II mampu menaklukkan kota dengan pertahanan terbaik di dunia, yakni Konstantinopel.

Tapi, film ini sempat kontroversial lho... tidak hanya bagi penonton ‘Muslim’ tetapi juga non muslim. Ketika diputar di Yunani, film ini mendapatkan banyak reaksi keras dari masyarakatnya karena dianggap propaganda Turki, melecehkan sentimen agama yang berawal dari kekuasaan Byzantium, kekuasaan Romawi Timur. Tampaknya Yunani sudah terbiasa nyaman dengan status quonya sebagai ikon heroik bangsa berdasarkan sejarah dalam banyak film, ‘300’ contoh kecilnya.


Dan ternyata banyak respon dari sebagian penonton ‘Muslim’ yang tidak memberikan kesan positif terhadap ‘Fetih’. Dianggap hanya mengumbar adegan kekerasan sadistik, hubungan percintaan yang dikategorikan ‘zinah’, aurat perempuan dimana-mana, atau ekspektasi kita yang terlalu tinggi terhadap sosok ‘Fetih’, Sultan Muhammad II (Mehmed II) yang didasarkan pada Sirah umum yang telah dikenal.

So, kalau mau nonton film ini, maka lebih baik baca buku sejarahnya terlebih dahulu. Karena di film ini kurang menampilkan keheroikan Sultan Al Fetih.Yang mau nonton di klik saja ini : Nonton Fetih 1453 (Faruk Aksoy, Turki, 2012)

2. The Kingdom Of Solomon (Shariar Bahrani, Iran, 2010)


Aku kurang tahu boleh apa gak karakter nabi diperankan langsung dengan jelas oleh aktor film, terutama peran nabi Sulaiman. Lebih dari itu, film ini cocok juga buat yang suka sejarah Islam karena tidak adanya penyimpangan cerita dan ceritanya merujuk dari Al-Qur'an.

Yang penasaran dengan filmnya silahkan klik : 
Nonto film The Kingdom Of Solomon (Shariar Bahrani, Iran, 2010)


3. Kingdom Of Heaven (Ridley Scott, AS, 2005)


Walaupun sutradaranya bukanlah seorang muslim, tapi dalam film ini sama sekali tidak ada unsur penghinaan Islam. Kisah Perang Salib dan Pertempuran Hittin memang wajib difilmkan sebagai inspirasi dan motivasi bagi generasi selanjutnya.

Film ini bercerita tentang Perang Salib dalam sudut pandang yang sangat berbeda dari kebanyakan film Hollywood. Disini tentara muslim yang dipimpin oleh Salahuddun Al Ayubi digambarkan sebagai pihak yang sangat memegang penuh etika dalam perang, toleransi beragama dan hak asasi manusia.

Gak usah ngebayangin saja, silahkan langsung nonton filmnya disini, langsung klik :
Nonton Film Kingdom Of Heaven (Ridley Scott, AS, 2005)


4. The Message (Moustapha Akkad, Libya, 1977)


Pasti udah pada tau film ini . Film ini emang sering diputar untuk mengingatkan kembali perjuangan dakwah Rasulullah SAW. Menceritakan tentang kisah perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW dari menerima wahyu, berdakwah, hijrah ke Madinah, Perang Badar, Perang Uhud sampai merebut kembali kota Mekkah.
Film ini sangat menginspirasi sekali.

Silahkan di klik : Nonton Film The Message (Moustapha Akkad, Libya, 1977)


5. Lion Of The Desert (Moustapha Akkad, Libya, 1981)


Dibuat oleh sutradara yang sama dan beberapa pemeran yang sama dalam film The Message. Film ini menceritakan tentang kisah perjuangan jihad Syekh Omar Mukhtar melwan penjajah Italia.Film yang mengisahkan perjuangan pahlawan Libya Omar Mokhtar (diperankan oleh Anthony Quinn), melawan penjajah salibis  Italia pimpinan dikator besar Benito Mussolini (diperankan oleh Rod Steiger), di tahun 1929. Dengan kekuatan iman dan senjata seadanya, Omar Mokhtar yang terkenal dengan julukan Singa Padang Pasir (Lion of the Desert) ini berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mengusir penjajah Italia dari bumi Islam Libya.Ia sekuat tenaga melawan ambisi Mussolini dan Rudolfo Graziani (gubernur jenderal Italia di Libya, diperankan Oliver Reed), yang ingin mengembalikan kejayaan Romawi.

Klik disini filmnya : Nonton Film Lion Of The Desert (Moustapha Akkad, Libya, 1981)


6. Muhammad The Last Prophet (Richard Rich, AS, 2002)


Sama seperti The Message, menceritakan perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW. Film animasi 2D ini hanya diputar di beberapa bioskop di Inggris dan AS.


7. Journey To Mecca (Bruce Neibaur, AS, 2009)


Film ini mungkin menjadi film Islam pertama yang diformat dalam bentuk IMAX. Pernah diputar saat liburan Idul Fitri tahun 2009 di Theater Keong Emas, Taman Mini Indonesia Indah. Film ini menceritakan petualangan Ibnu Battuta menuju Mekkah.

8. Hür Adam (Mehmet Tanrısever, Turki, 2011)


Film ini merupakan kisah biografi mengenai Bediüzzaman Said Nursi, filsuf Islam asal Turki dan berdarah Kurdi.
9. Sang Pencerah (Hanung Bramantyo, Indonesia, 2010)

Sang Pencerah mengungkapkan sosok Ahmad Dahlan sebagai pendiri organisasi Islam Muhammadiyah dan sosok pembaharu Islam di Indonesia.

Nah, itulah informasi film2 sejarah Islam... semoga menginspirasi...


Minggu, 23 November 2014

nonton film Islami "99 CAHAYA DI LANGIT EROPA" yuk...!

 138622919787408497

’99 Cahaya di Langit Eropa’ adalah sebuah film islami ini bisa jadi kisah inspirasi dan motivasi yang mengusung nuansa modern. Film ini kabarnya menghadirkan sensasi berbeda untuk film-film yang bergenre islami, karena selain menyikap fakta-fakta sejarah islam yang ada di luar negeri sana.
Jujur saja saya tertarik menonton film ini,……, penyebabnya adalah karena saya telah menamatkan novelnya yang dikarang oleh putri Amien Rais salah seorang politikus ternama negeri ini yang pernah mendobrak kejenuhan iklim politik diktator rejim Soeharto 15 tahun lalu.

Kamis, 05 Juni 2014

FILM MOTIVASI " 127 HOURS " ( 5 hari antara hidup & mati )


Sahabat KIM...

Kadang kita menyerah dan ingin lari dari masalah yang sedang kita hadapi. Kisah nyata dalam film ini mungkin bisa membangkitkan semangat kita lagi untuk tidak lari dari masalah. Masalah itu harus dihadapi, karena masalah adalah hadiah untuk mendewasakan dan membuat kita menjadi lebih tangguh.

Apa yang terjadi ketika seorang remaja berpetualang sendirian untuk lari dari berbagai masalahnya, dan ia terjebak untuk bertahan hidup selama 127 jam ?

4 FILM INDONESIA YG SANGAT MEMOTIVASI & MENGINSPIRASI

Sahabat KIM...

Dunia perfilman Indonesia 10 tahun terakhir ini sudah bangkit lagi. Banyak sekali film - film terbaik menjadi karya anak negeri yang sangat menginspirasi banyanyak orang. Kali ini kita coba untuk mengumpulkan 4 film lokal yg juga bisa kita jadikan inspirasi dan motivasi untuk kita. Walaupun mungkin tidak murni berdasarkan kisah nyata karena sudah sedikit di dramatisir tetapi setidaknya roh motivasi tetap terdapat di dalam film tersebut karena dibuat atau ditulis berdasarkan pengalaman si pelaku utama.

1.Laskar Pelangi & Sang Pemimpi 


Sebuah film menarik yang merupakan adaptasi dari sebuah novel berjudul “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata.

Berawal dari Ikal nama kecil dari Andrea Hirata yang diperankan oleh Lukman Sardi ( anak asli Pulau Belitong ) yang berkunjung ke kampung halamannya. Ia mengantarkan cerita pada masa kecil di pulau tersebut, cerita tentang pertama kalinya ia masuk sekolah SD Muhammadiyah. Kelas baru yang berusaha dibuka oleh 2 orang guru yang hebat bu Muslimah & pak Harfan.
Peraturan yang berlaku, syarat untuk membuka sekolah tersebut dimana harus memiliki 10 orang murid. Namun saat itu masih hanya 9 orang.  Kemudian Harun yang menyelamatkan anak-anak yang ingin bersekolah sebagai siswa yang ke-10. Maka terbentuklah Laskar Pelangi dari 10 orang murid itu yang terdiri dari Ikal, Lintang, Mahar, Borek, A-Kiong, Kucai, Syahdan, Borek, Trapani, Sahara dan Harun. 5 tahun bersama bu muslimah, pak harfan, dan ke-10 anak.
Laskar Pelangi itu banyak melawati aral melintang dan tantangan. Namun dengan keunikan dan keistimewaan anak-anak tersebut membuat alur cerita lebih seru. Banyak cerita yang bisa membuat kita tertawa, seperti saat adegan Ikal yang jatuh cinta kepada A-ling. Hanya melihat tangan A-ling, hatinya langsung berbunga-bunga. Saat Mahar menghibur menghibur Ikal dengan nyanyian Bunga seroja dan diiringi tarian anak-anak Laskar Pelangi, itu merupakan adegan yang bisa membuat kita tertawa terbahak-bahak.
Sedang adegan yang menegangkan adalah saat lomba cerdas cermat, dimana Lintang yang terlambat karena di perjalanan ada seekor buaya yang berada di jalan sehingga ia tidak bisa lewat. Sedangkan adegan yg sangat mengharukan juga terdapat di dalm film ini, yaitu ketika setelah Lintang memenangkan lomba cerdas cermat dan pulang kerumah sambil membawa sertifikat bukti juara yg ingin ia tunjukkan kepada ayahnya, Ia harus menghadapi kenyataan bahwa ayahnya tidak pulang-pulang dari melaut yg kemungkinan besar sudah tidak berada di dunia ini lagi.
Film ini berceritakan tentang bagaimana anak-anak di salah satu pulau terindah di Indonesia. Dimana mereka harus berjuang untuk bersekolah. Cerita ke-10 anak Laskar Pelangi yang terus berjuang untuk menggapai mimpi mereka, serta keindahan persahabatan yang menyelamatkan hidup manusia. Kelanjutan dari Perjuangan Ikal (Andrea Hirata) dari Laskar Pelangi.

Dan dalam Film Sang Pemimpi, dimana Andrea bercerita tentang kehidupannya ketika masa-masa SMA. Tiga tokoh utamanya adalah Ikal, Arai dan si kuda. Ikal- alter egonya Andrea Hirata. Arai adalah saudara jauh yang yatim piatu yang di sebut sempei keramat karena anggota keluarga terakhir yang masih hidup dan akhirnya menjadi saudara angkat dan Jimbron, seorang yatim piatu yang terobsesi dengan kuda dan gagap bila sedang antusias terhadap sesuatu atau ketika gugup.
Ketiganya dalam kisah persahabatan yang terjalin dari kecil sampai mereka bersekolah di SMA Negeri Bukan Main, SMA pertama yang berdiri di Belitung bagian timur. Bersekolah di pagi hari dan bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada dini hari, dari ketagihan mereka menonton film panas di bioskop dan akhirnya ketahuan guru mengaji mereka , perpisahan Jimbron dengan ikal dan Arai yang akan meneruskan kuliah di Jakarta yang akhirnya membuat mereka berdua terpisah tetapi tetap akan bertemu di Perancis. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar , sebuah cita-cita yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka, hanyalah sebuah mimpi
“Kalau kita tak punya mimpi, orang-orang seperti kita akan mati, Kal!” Manggar 1985. Ucapan itu terlontar dari seorang anak yatim piatu dari kampung miskin di Belitong, Kepulauan Bangka Belitung, sana. Arai (Ahmad Syafullah), anak remaja itu, adalah anak istimewa. Dialah sang pemimpi. Ketika kemiskinan menjadi napas kehidupannya, tekad Arai tak pernah redup. Ia menjadi cahaya, ketika Ikal saudara angkat yang juga sahabat barunya, kehilangan mimpi, tatkala dibenturkan pada peristiwa-peristiwa nyata: kemiskinan. Tapi itulah hebatnya Arai. Ia selalu punya mimpi yang menggelora dan tak terbendung. Ya, mimpi seorang anak Belitong, yang bercita-cita menginjakkan kakinya di kota ilmu. Sorbonne, Perancis. Kota inilah yang terus menari-nari dalam benak mereka, menyalakan semangat Arai dan juga Ikal. Tapi lihatlah kini. Impian itu seolah jadi bualan bagi Ikal dewasa (Lukman Sardi).
Kalender menunjukkan tahun 1999. Ikal malah terdampar di sebuah rumah kosan sempit, di kawasan kampung yang padat di Bogor, Jawa Barat. Ia menjalani hari-harinya seorang diri. Tak ada Arai juga mimpi-mimpi itu. Selepas lulus menjadi sarjana ekonomi di UI, Ikal malah terperosok menjadi pegawai di kantor pos. Padahal, inilah pekerjaan yang sangat dibencinya. Peristiwa masa lalu yang menyakitkan, melahirkan kebencian itu. Ayahnya, Seman Saidi Harun (Mathias Muchus), dipromosikan untuk naik jabatan, setelah belasan tahun mengabdi di PN Timah. Kabar itu begitu menggembirakan Ikal dan ibunya (Rieke Dyah Pitaloka). Pada sebuah hari yang dinanti itu, semua pegawai yang mendapatkan promosi jabatan berkumpul di ruang pertemuan. Menerima surat yang telah dikirim melalui kantor pos. Ikal hadir menemani ayahnya. Satu per satu nama mereka disebut sesuai urutan abjad. Sial, hingga abjad terakhir nama Saidi tak disebut-sebut. Saidi kecewa dan perasaan Ikal begitu terluka. Belakangan diketahui ternyata surat promosi pengangkatan ayahnya itu nyasar ke alamat orang. Kisah inilah yang kembali menggelitik ingatan Ikal dewasa. Sebuah kenangan lama kembali muncul di ruang kamar kosannya yang lusuh. Ia mengumpat Arai yang terlalu membuainya dengan mimpi-mimpi dan kini dia malah hilang entah ke mana. Tapi di balik itu, Ikal begitu mengaguminya. Ingatannya meloncat mengenang kembali pertemuan pertamanya dengan Arai dan Jimbron. Mereka tumbuh bersama menjalani masa remaja—yang kata Raja Dangdut Rhoma Irama—begitu berapi-api. Menjalani hari-hari sebagai siswa SMA Negeri di Manggar, ibu kota Belitung Timur. Selepas itu, mereka bekerja demi mengumpulkan uang untuk bekal sekolah ke Jakarta, kemudian menggapai mimpi mereka bersekolah di Sorbonne. Bagi Ikal, masa inilah yang menjadi tonggak hidupnya. Ia bersyukur dipertemukan dua sahabat yang luar biasa, terlebih Arai. Di mata Ikal, Arai adalah anak yang tangguh. Meski kadang suka bikin ulah, ia adalah sosok pribadi yang menyenangkan. Ia bisa menyulap sesuatu yang busuk menjadi lebih menyenangkan. Di Manggar, kisah itu terasa begitu indah. Perjalanan menuju masa remaja menjadi hidup yang menyenangkan. Ada cinta, persahabatan, petualangan juga proses pencarian jati diri. Deretan kisah inilah yang menjadi benang merah dari film Sang Pemimpi, sekuel dari film Laskar Pelangi yang kisahnya diangkat dari novel karya Andrea Hirata dan difilmkan kembali oleh sutradara berbakat Riri Riza.

2. Mestakung 

Film ini, seperti juga dalam bukunya berkisah tentang perjuangan siswa-siswa Indonesia untuk merebut juara pada olimpiade fisika tingkat international. Di filmnya, alur cerita lebih kepada perjuangan salah satu siswa dari pulau Madura. Arif, tokoh utama pada film ini adalah siswa SMP yang berasal dari keluarga tidak mampu. Ayahnya adalah sopir truk serabutan karena ladang garamnya tidak lagi berproduksi. Ibunya menjadi TKW di Singapura dan sudah tiga tahun tidak mengirim kabar. Arif anak yang cerdas , ia sangat senang mempelajari fisika. Baginya, fisika bukan sekedar kumpulan teori dan rumus tetapi ilmu yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan memperhatikan arah angin, memprediksi berat sapi dan memperhatikan kondisi tanah tempat karapan dia bisa memprediksi pemenang karapan sapi. Keahliannya itu dipergunakan untuk mengumpulkan uang. Selain itu, untuk menambah peemasukannya dia juga bekerja di bengkel.
Semua dilakukannya untuk mencari ibunya lewat seorang calo dengan syarat sejumlah uang. Pada suatu kesempatan, guru fisikanya yang sangat antusias untuk mengembangkan sains menawarkan Arif untuk mengikuti lomba fisika tingkat propinsi. Gurunya sangat yakin arif memiliki potensi dibidang fisika setelah praktek menusuk balon tanpa meledak yang diselesaikan oleh arif.
Awalnya tawaran ini ditolak, dengan alasan menghilangkan waktunya untuk mencari duit. Setelah mempelajari formulirnya dirumah, Arif berubah pikiran ingin mengikuti kegiatan tersebut mengetahui hadiahnya yang lumayan besar. Mulailah ia dibekali buku- buku pelajaran yang banyak oleh gurunya, dan arif serius mempelajarinya siang malam, semua dilakukannya untuk ibunya tercinta. Malangnya, kepala sekolah tidak menyetujui untuk mengutusnya lomba karena alasan klasik, dana.
Meskipun guru fisikanya sudah memperjuangkannya, kepala sekolah bergeming karena lebih tertarik untuk membiayai IT disekolahnya.
Suatu ketika, teman-temannya bermain bola di sekolah dan bolanya tersangkut di pohon mangga yang banyak semutnya. Arif memiliki ide, berbekal pompa sepeda, botol akua dan air dibuatlah water roket untuk menembak bola tersebut. Peristiwa ini direkam dengan baik oleh guru fisikanya dan dikirim ke pengajar tim fisika olimpiade yang kebetulan temannya. Pengurus tim akhirnya tertarik untuk merekrut Arif setelah melihat video tersebut, karena siswa binaannya selama ini hanya kuat diteori namun lemah di fisika praktis.
Awalnya Arif menolak, namun karena tempat olimpiade fisika internasional kedepan di singapura, dia bersedia dengan harapan bisa mencari ibunya.
Bergabung dengan tim fisika persiapan Olimpiade Internasional bukan hal yang mudah. Arif sangat kesulitan untuk mengikuti perekembangan teman- temannya yang sudah lebih dulu bergabung. Setelah beberapa minggu pun, nilainya tidak bergerak, paling rendah di kelas. Dia cuma bisa dapat rata-rata 50 sementara teman- temannya diatas 85. Tim pengajar pun memberikan peringatan kepada Arif, jika tidak sanggup beradaptasi maka dia akan dipulangkan.
Sebelum dipulangkan, Arif mengambil inisiatif untuk melarikan diri dari camp untuk pulang. Saat itu, dia ketemu dengan penjual ketoprak kenalannya sesama orang madura. Penjual tersebut menasehatinya bahwa kesuksesan itu tidak diperoleh dengan mudah, semua butuh kerja keras. Dan untuk sukses, mengerjakan sesuatu harus dengan hati. Jika tidak, kita pasti akan mudah menyerah. Nasehat ini menjadi energi baru bagi Arif, dia balik ke camp dan mulailah belajar dengan serius, dan nilainya pun mulai bersaing dengan teman-temannya.
Saat penentuan anggota tim, Hanya 8 Anggota yang akan dipilih dari 13 orang. Dan dari 8 orang tersebut nama Arif tidak termasuk. Dia sangat sedih, dia sudah mengerahkan semua kemampuannya namun itulah hasil maksimum yang bisa diperolehnya. Untungnya, tim sponsor menambah anggaran sehingga ada penambahan 1 anggota tim dan yang terpilih adalah Arif.
Di singapura, Arif pun memanfaatkan kesempatan untuk mencari alamat ibunya, sayang ibunya sudah meninggalkan alamat tersebut beberapa hari yang lalu. Arif pun lesu karena tidak bertemu ibunya, namun dengan semangat teman- temannya maka ia pun siap untuk bertanding.
Pada bidang fisika praktis, ia menyumbangkan emas setelah menyelesaikan persoalan gerak osilasi dari tali. Dia menyelesaikan masalah tersebut dengan membayangkan pecut yang dipakai pada karapan sapi. Tim indonesia akhirnya merebut Juara Umum.
Pada akhir film, Arif kembali ke Madura dan ibunya telah ada dirumah.. Sungguh banyak pelajaran yang bisa diperoleh dari film ini , sangat menggugah semangat belajar dan kerja keras kita. Jika kita sungguh- sungguh untuk melakukan sesuatu, maka semesta pun akan mendukung.

3. Sang Pencerah 


Film dengan judul Sang Pencerah yang mengangkat kisah pendiri Muhammadiyah K.H. Ahmad Dahlan ikut meramaikan perfilman Indonesia.
“Sang Pencerah memang menceritakan tentang kisah K.H. Ahmad Dahlan, namun dibalik itu semua film ini bercerita tentang perjuangan. Di dalamnya berisi tentang semangat anak muda, patriotisme anak muda dalam merepresentasikan pemikiran-pemikirannya,” ujar sang sutradara saat syukuran film Sang Pencerah di Menteng Jogjakarta 1867 -1912:
Sepulang dari Mekah, Darwis muda (Ihsan Taroreh) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah Bid’ah /sesat Melalui Langgar / Surau nya Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman yang mengakibatkan kemarahan seorang kyai penjaga tradisi, Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) sehingga surau Ahmad Dahlan dirobohkan karena dianggap mengajarkan aliran sesat. Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda. Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut.
Dengan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid murid setianya : Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman. Film ini sangat menarik untuk di tonton

 4. Negeri 5 Menara 


Film yang sangat bagus, berkisah tentang Alif yang lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau. Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur.
Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya: belajar di pondok. Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan “mantera” sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Dia terheran-heran mendengar komentator sepakbola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara.
Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar.
 Bagaimana perjalanan mereka ke ujung dunia ini dimulai?
Siapa horor nomor satu mereka?
Apa pengalaman mendebarkan di tengah malam buta di sebelah sungai tempat jin buang anak?
Bagaimana sampai ada yang kasak-kusuk menjadi mata-mata misterius?
 Siapa Princess of Madani yang mereka kejar-kejar?
Kenapa mereka harus botak berkilat-kilat?
Bagaimana sampai Icuk Sugiarto, Arnold Schwarzenegger, Ibnu Rusyd, bahkan Maradona sampai akhirnya ikut campur?
Ikuti perjalanan hidup yang inspiratif ini langsung dari mata para pelakunya. Negeri Lima Menara adalah buku pertama dari sebuah trilogi.

Demikianlah rangkuman 4 film Indonesia yang sangat menginspirasi dan memotivasi penontonnya.
Semoga bermanfaat...

Artikel menarik yang berkaitan :

- Film - Film Sejarah Islam yang sangat menginspirasi

- Nonton Film - Film Motivasi penuh hikmah

- Video - Video Motivasi paling dahsyat tahun ini

- Nonton Film " 99 Cahaya di Langit Eropa "

NONTON FILM MOTIVASI "IN TIME"




Sahabat KIM...

Bayangkan kalau Anda bisa hidup sampai ratusan tahun tanpa harus menjadi tua. Bayangkan kalau Anda hidup di dunia yang semua penghuninya terlihat berusia sekitar 25 tahun. Tentu saja ada harga yang harus Anda bayar dan bisa jadi Anda harus membayar mahal untuk bisa menikmati itu semua. Kalau Anda tak punya uang, mungkin saja nasib Anda akan seperti Will Salas (Justin Timberlake) ini. Jadi buronan penegak hukum hanya karena status finansial yang tak bersahabat. 

 Will Salas memang bukan orang kaya. Ia tak mampu membeli perpanjangan umur seperti mereka yang hartanya berlimpah. Dunia memang sudah berubah total. Uang tak lagi segalanya. Umur sudah mengambil alih posisi uang di dunia ini. Yang kaya bisa membeli perpanjangan waktu agar ia bisa hidup lebih lama sementara yang tak punya uang…. Game Over. Yang lebih menakutkan, ada hitungan mundur di tangan semua orang yang artinya mereka tahu persis kapan akan mati.

Silahkan simak film IN TIME berikut ini dan temukan pelajaran berharganya :





width="600">